aku tak tau apa yang aku rasain saat mengetahui bahwa mamahnya calon suamiku ini tak merestui hubunganku dengan anaknya,bukan hanya mamahnya yang tak merestui hunganku dengan anaknya itu tetapi seluruh keluarga besarnya tak merestui aku dengan dia..aku bingung banget,,aku butuh bantuan kesiapa?aku butuh dorongan kesiapa??semakin kesini diriku semakin dicamppakkan oleh dia,dia yang aku sayang ,dia yang aku puja,dia yang aku cintai ..kini harapan ku sirna sudah dan pupus lah sudah impian kita dan harapan kita.semenjak orang tua kamu tak merestui aku sama kamu ,kamu telah berubah.kamu menjadi kasar,kamu menjadi tak peduli dengan sya,kamu lebih mementingkan perasaan keluarga kamu daripada perasaan aku.
menurutku kamu memang baik,kamu memang terbaik tapi kamu juga bodoh mau banget disetir sama keluarga kamu dan sama adik kamu dan kaka kamu..kamu itu engga punya prinsip hidupnya selalu nurutin orang tua,slalu engga bisa mempertahankan aku..aku yakin beberapa bulan kemudian kamu akan meninggalkan aku sama seperti ..... yang meninggalkan aku gara-gara orang tua..
aku muak dengan omongan kosong yang slalu bilang bahwa orang tua akan memilihkan jodoh anaknya yang terbaik.hmm yang terbaik menurut diri sendiri apa menurut emosi yang tak menyukai dan menerima aku??
dari awal juga aku uda curiga bahwa keluarga dia bener-bener engga pernah menerima aku dengan tulus dan dengan ikhlas dan lapang dada.dia hanya memikirkan 1 pandangan aja ,yaitu pandangan harga diri sendiri sama pandangan buku primbonnya itu.aku marah dan kesal sama keluarga dia ,aku benci,aku muak .aku yang bener-bener tulus mencintai anaknya dan aku yang menerima anaknya dengan apa adanya tapi kini perlakuan keluarganya dia ke aku bagaikan macan ingin menerkam mangsanya..
jika emang keluarganya sudah tak bisa menerima aku kenapa dari awal mereka berpura-pura menerima aku..klo menerima aku dengan ikhlas dan tulus bukan begini caranya,bukan yang berusaha untuk menjauhi dia dari ku ,bukan yang menyuruh anaknya untuk menjauhi aku.aku engga tau lagi apa yang aku rasain,aku engga tau lagi apa yang aku perbuat..yang aku tau yaitu bersiap-siap patah hati lagi ,bersiap-siap untuk sakit hati lagi karna ditinggalkan oleh orang yang aku sayang,orang yang aku cintai ini..
aku memang bisa menerima semua ini.aku bisa menerima keluarganya dia,aku bisa menyayangi keluarganya dia seperti keluarga aku.tapi setelah aku melihat dan mengetahui sendiri apa yang mereka tidak bisa menerimaku ,aku tak bisa berpura-pura lagi bahwa aku bisa menerima keluarganya dia dalam hatiku karna bagiku orang yang engga bisa menerima aku dengan tulus buat apa aku menerimanya dengan tulus.aku sudah berusaha untuk bisa menerima keluarga besarnya dengan tulus kembali dan ikhlas tapi dari pihak keluarganya yang tak bisa menerima aku kembali..aku ingin bahagia dan bisa diterima dengan tulus sama mereka itu aja engga lebih